pandangan pertama ..

Fit ……ingatkah saat kita awal bertemu di warung makan lesehan ,tempat anak-anak kuliah makan ketika menjelang magrib datang dan lebih tepatnya di depan IAIN gunung jati ,di bawah naungan hujan rintik-rintik menggenangi isi perut bumi ini untuk menghidupkan tummbuh-tumbuhan yang segar dan hewan-hewan yang berkeliaran di daerah tersebut ,hujan adalah anugrah terindah dari sang penciptaNya untuk kehidupan di muka bumi ini ,entah apa jadinya kalo tidak ada hujan ,apa kah masih ada kehidupan atau tidak sebagai salah satu contoh yaitu ketika sawah tidak bisa di genangi oleh air ,maka apa yang terjadi dengan para petani-petani mereka akan sedih sangat kecewa atas yang menimpa mereka ,mau makan apalagi selain hasil bumi dari mereka. Tentunya kita sebagai orang yang tau akan keberadaaNya sangat lah bersyukur atas apa yang terjadi di bumi ini ,walaupun kata manusia dunia tidak adil bahkan mereka bilang Tuhanpun tidak adil juga, itulah pemikiran yang konyol menurutku tak bersyukur atas apa yang mereka berbuat. Lanjutkan membaca “pandangan pertama ..”

Iklan

jagalah hati

“Sesungguhnya di dalam diri manusia ada segumpal darah (hati), apabila hati itu baik maka baik pula seluruh diri dan amal perbutan manusia dan apabila hati itu rusak maka rusaklah seluruh diri (amal perbuatan manusia tersebut). Ingatlah,ia adalah hati”.(Shahih Bukhari dan Shahih Muslim dari Nu’man IbnBasyir ra).

Hati adalah ibarat cermin, setitik embun pun bisa membuatnya kusam, apalagi debu, kotoran dan air bernoda hitam. Hati yang kotor tidak mampu menangkap cahaya kebenaran. Namun cermin yang jernih, tak hanya berfungsi untuk mengenali diri sendiri, namun juga membimbing pada ruh-ruh kebaikan . Lanjutkan membaca “jagalah hati”